SMP Presiden
SMP Presiden merupakan sekolah nasional yang menerapkan pendekatan pendidikan berbasis karakter untuk mencetak pemimpin masa depan.
Apa itu Pendidikan Berbasis Karakter?
Pendidikan karakter (Character Building) adalah proses membangun dan mengembangkan karakter melalui upaya pembentukan akhlak dan budi pekerti siswa/i agar menjadi pribadi yang bermoral, berakhlak mulia dan berintegritas.
Ini melibatkan pembentukan nilai-nilai, sikap, dan perilaku yang positif untuk menghadapi tantangan dan tumbuh menjadi individu yang lebih baik.
Pendidikan Karakter di SMP Presiden
Unsur - unsur yang dipelajari dalam pendidikan berbasis karakter:
- Disiplin
- Toleransi
- Bertanggungjawab
- Mandiri
- Peduli
- Kepemimpinan
- Nasionalisme
- Patriotisme
- Kerjasama
- Kejujuran
K
K Kegiatan di SMP Presiden dalam pendidikan berbasis karakter :
- Ekstrakurikuler di bidang kepemimpinan, olahraga, seni, minat dan bakat lainnya
- Kegiatan organisasi siswa
- Fieldtrip
- Aksi Sosial
- Festival Budaya
- Pengembangan Spiritual
- Seminar
![]() |
| Jambore Ranting Cikarang Utara |
![]() |
| Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW |
Bagaimana Pendidikan Karakter di SMP Presiden Merubah Sikapku Menjadi Lebih Baik?
Saat ini memiliki karakter yang kuat dan tangguh menjadi kunci keberhasilan di masa depan. Karakter adalah fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga unggul dalam nilai-nilai kehidupan.
Disiplin :
Apel pagi dan inspeksi indisipliner membiasakan saya untuk tidak datang terlambat dan mengenakan atribut sekolah dengan lengkap.
Toleransi :
Meramaikan perayaan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama-sama mengajarkan saya tentang bagaimana hidup berdampingan dan saling menghormati keberagaman kepercayaan yang ada.
Bertanggung
jawab :
Ketika ada tugas sekolah, dikerjakan dan diserahkan sebelum batas waktu berakhir mengajarkan saya untuk bertanggung jawab dengan tugas sekolah dan melatih manajemen waktu.
Peduli :
Pembiasaan 5S (senyum, sapa, salam, sopan santun) mengajarkan saya untuk menjadi peduli dan menyadari keberadaan orang - orang sekitar serta berinteraksi secara positif dengan mereka.
Kepemimpinan :
Kesempatan menjadi DANTON (komandan peleton) mengajarkan saya tentang pengalaman menjadi pemimpin.
Nasionalisme dan Patriotisme :
Kunjungan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata mengajarkan saya untuk menyelami sejarah Indonesia dan mengenali pahlawan - pahlawan yang telah berjasa serta menumbuhkan motivasi suatu saat nanti saya juga dapat berguna bagi bangsa dan negara.






